Mengapa lebih suka facebook ketimbang blog? Mengapa lebih “ikhlas” habiskan waktu di depan laman facebook ketimbang blog? FB lebih mengasyikan dari blog? FB ‘gak perlu mikir dalem, ‘gak perlu pinter, beda ama blog yang kudu mikir?
Warga dunia yang berakses internet kini terjangkit wabah “virus” Facebook. Situs “pencari teman” made by Mark Zuckerberg itu pun kini tengah naik daun dan nangkring di jajaran papan atas, bahkan posisi teratas, dalam daftar situs
Terlebih lagi bagi orang-orang yang sukses di dunia kesenian, mimpi itu sangat penting. Ketika Agnes Monica mendapat Anugerah Musik Indonesia Awards (AMI Awards), Agnes mengatakan bahwa jangan takut untuk bermimpi, karena prestasi yang diraihnya diawali oleh sebuah mimpi. Untuk contoh seorang penulis, mari kita lirik Stephenie Meyer, seorang penulis kelahiran Hartford, Connecticut, 24 Desember 1973. Ia menulis cerita romantis seorang vampir berjudul Twilight, dan terjual sekitar 42 juta kopi di seluruh dunia, serta diterjemahkan ke dalam 37 bahasa. Cerita yang ia tulis bersumber dari mimpi-mimpinya di tahun 2003. Lalu, mimpi dalam tidurnya itu diolah menjadi sebuah novel, seraya memimpikan kesuksesan menjadi seorang penulis. Dan… sungguh luar biasa hasilnya. Bagaimana kalau mimpi dalam tidurnya itu hanya diterjemahkan oleh sebuah paririmbon? Jadi, ada pula seni mengolah mimpi dari mimpi.