Artikel I’lam

Munggah dan Religiusitas Televisi

Kategori: Artikel Dakwah, Artikel I’lam | 24-08-2009 06:16:18 | 1 Komentar »

Oleh: Dudi Rustandi
Beberapa hari lagi Ramadlan akan segera tiba. Umat Islam pun akan menyambutnya dengan suka cita. Berbagai cara dilakukan untuk menyambut ramadlan. Dalam tradisi sunda kita mengenalnya dengan istilah munggah, suatu cara menyambut ramadlan ala sunda. Namun yang menarik dan perlu mendapatkan apresiasi kritis adalah munggah versi televisi. Mengapa menarik, karena dalam pandangan saya, […]

Gaya Bicara di Radio: Roosevelt Style

Kategori: Artikel I’lam | 19-03-2009 07:49:45 | 1 Komentar »

Oleh ASM. ROMLI, Dosen LB Fidkom UIN Bandung

announcer1

RADIO is conversational. Radio itu obrolan. Maka, gaya biciara di radio harus bergaya ngobrol, layaknya dua orang teman sedang ngobrol. Radio is personal. Radio itu media yang bersifat pribadi. Karenanya, bicara di radio menggunakan gaya komunikasi antarpribadi, interpersonal communication, menghindari gaya bicara formal.

Bicara di radio termasuk Public Speaking. Hanya pendengarnya tidak tampak di depan mata, invisibel. Lagi pula, audiens harus diasumsikan satu orang, hanya satu pendengar, dan dipandang sebagai teman baik sehingga gaya bicara kita pun akan akrab, hangat, dan ramah. Maka, saat berbicara di radio, seperti halnya penyiar (announcer), gunakan gaya bahasa obrolan, layaknya ngobrol dengan teman dekat dalam keseharian.

Teknik Siaran Radio : Sebelum Jadi Penyiar

Kategori: Artikel I’lam | 18-03-2009 11:29:06 | Tanpa komentar »

JADI penyiar radio itu asyik lho! Fun banget! Penyiar leluasa berekspresi diri (self expression) yang merupakan salah satu sumber kebahagiaan. Penyiar juga populer dan punya banyak teman dan fans!

Bagi Anda yang berminat terjun ke dunia radio, menjadi penyiar, banyak hal yang harus diketahui dan dikuasai. Jadi, untuk menerjuni profesi penyiar tidak cukup dengan modal suara bagus atau “suka ngomong”.

Karakter Radio Kampus, Radio Komunitas Mahasiswa

Kategori: Artikel I’lam | 12-01-2009 07:13:50 | 2 Komentar »

Oleh ASM. Romli

BANYAK radio kampus atau radio komunitas mahasiswa gagal, mandeg, atau tidak mampu merebut simpati target audiensnya karena mismanajemen dan lupa (atau tidak tahu?) akan “khittah” radio kampus.

Penyiar Radio Pro: Suara Bagus Aja ‘Gak Cukup!

Kategori: Artikel I’lam | 27-10-2008 19:51:35 | 2 Komentar »

Oleh ASM. ROMLI

SUARA emas (Golden Voice) adalah modal utama penyiar. Tapi ketahuilah, suara bagus saja tidak cukup untuk menjadi penyiar pro. Suara bagus akan menjadi tidak bagus, gak enak didengar, jika sang pemilik suara sering mengatakan “OK”, “yang pasti”, atau “pastinya” secara berulang-ulang alias latah!

Teknik Siaran Radio, Kiat Jadi Penyiar

Kategori: Artikel I’lam | 27-10-2008 19:48:10 | 5 Komentar »

Oleh ASM. ROMLI

Banyak orang terlahir dengan memiliki suara indah. Namun, kebanyakan dari kita harus bekerja keras untuk menjadi penyiar profesional. Lagi pula, jadi penyiar profesional tidak cukup bermodal suara emas (golden voice), tapi juga perlu modal lainnya, seperti wawasan, sense of music, dan sense of humor.