Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) merupakan program studi unggulan pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Keberadaan Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam diperkuat dengan izin operasional berdasarkan SK Menag No. 393 Tahun 1993 tertanggal 29 Desember 1993.

Jurusan KPI memusatkan kajiannya pada dakwah bi ahsan al-qaul berupa tabligh dalam bentuk (1) khithabah (khutbah diniyah dan ceramah keagamaan); (2) kitabah (2) kitabah (dakwah melalui tulisan), buku media dan media cetak; (3) Ilam, yakni dakwah melalui media eletronik, yaitu broadcast radio dan televisi, serta film dakwah. Dalam proses pembelajaran di Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam digunakan pendekatan istinbath (al-Qur’an dan hadits), iqtibas (interdisipliner) dan istiqra (kajian sosial). Oleh sebab itu, tidak ada lagi pandangan adanya dikhotomi ilmu (agama dan umum), melainkan sebagai entitas yang integrated dan integral.

Berdasarkan pendekatan itu, diharapkan Program Studi KPI dapat menghasilkan lulusan yang beriman, bertakwa dan unggul serta memiliki daya tawar yang diperhitungkan di tengah masyarakat pengguna, yaitu sosok cendikiawan muslim (ulul albab) yang beraqidah dan berfikrah islami serta berakhlak mulia yang memiliki keahlian dan keterampilan dalam bidang tabligh”.

7 Komentar untuk tulisan Sajian Matakuliah

  1. Komentar dari:
    ebeth Kadarusman - 15-10-2008 pukul 14.18

    smester 8, ada mesantrennya yach?…..
    sejak kapan kami harus ta’aruf lagi.
    mending stady tour ke sinematoghrafi,
    biar banyak pengalaman dibidang komunikasinya..

  2. Komentar dari:
    Andri hardiansyah - 06-11-2008 pukul 16.00

    ceuk nu bodo :

    Sebaiknya tidak terlalu kaku kepada SK, karena bakat serta kemampuan masing-masing Mahasiswa belum tentu bisa mengikuti semua yang ada di SK, Namun….. jika harus mengacu kepada SK alangkah lebih baiknya ada perubahan kurikulum, misalnya :
    1. Mata kuliah yang berkaitan dengan keagamaan dihabiskan saja pada semester satu, atau ubah porsinya 50% agama begitu pula sebaliknya, sehingga pada semester 3 sudah terlihat minat serta kemampuan para mahasiswa.
    2. Sesuaikan porsi mata kuliah dengan nama jurusan KOMUNIKASI : 50%- PENYIARAN 40%- karena Islamnya ada di belakang Jadi untuk matakul Dakwah porsinya 10 % saja, karena sekarang wacana di masyarakat sudah luntur mengenai anggapan lulusan UIN harus bisa ceramah sama halnya terhadap lulusan UNISBA, selain itu materi-2 Dakwah difokuskan untuk jurusan MD,BPI atau PMI saja.
    3. Mohon diusulkan kembali, agar Sk-nya ditinjau ulang sampai matang.
    4. Mari kita bersama membangun KPI menuju lulusan yang profesional.
    5. NUHUN

  3. Komentar dari:
    Andri hardiansyah - 06-11-2008 pukul 16.13

    aya nu hilap segera luncurkan kuliah online, nuhun ka sadaya dosen nu tos medalkeun pangaweruhna ka simkuring

  4. Komentar dari:
    kisunda - 17-11-2008 pukul 03.59

    @ Andri hardiansyah.

    Terima kasih atas kepeduliaanya, sesungguhnya kami sedang mengusahakan adanya perubahan kurikulum untuk mencapai kualitas kompetensi yang telah ditargetkan. Karena adanya peraturan yang tidak bisa diabaikan, sebab Jurusan KPI merupakan lembaga yang ada dibawah naungan pemerintah maka sambil menunggu waktunya perubahan kita sudah menyiapkan sejumlah perubahan kurikulum yang diharapkan dapat mencapai kompetensi ke-KPI-an secara optimal.
    Selain itu, untuk mahasiswa semester 3 ke atas kita siasati dengan kegiatan pelatihan setiap hari jumat dan sabtu terkait dengan kompetensi jurusan, yaitu pelatihan khithabah, kitabah, dan segera diresmikan pelatihan untuk broadcast.
    Saran saya, ikuti secara serius kegiatan-kegiatan tersebut agar lulusan KPI memiliki keunggulan dan daya tawar yang diperhitungan di tengah masyarakat.
    Terima kasih

  5. Komentar dari:
    kisunda - 17-11-2008 pukul 04.12

    @ ebeth Kadarusman

    Terima kasih atas perhatiannya, adanya program pesantren KPI adalah untuk mencapai kompetensi yang mesti dimiliki oleh lulusan Jurusan KPI, agar lulusan KPI benar-benar menjadi sarjana yang memiliki keunggulan sesuai dengan profesinya.
    Adanya pesantren KPI didasarkan pada data yang kami miliki bahwa mahasiswa KPI tidak seluruhnya memiliki kompetensi dasar sebagai calon mubaligh (baik bidang khithabah, kitabah, maupun i’lam) maka dianggap perlu dipesantrenkan.
    Selain itu, pentingnya pesantren KPI adalah untuk membantu seluruh mahasiswa KPI pada semester 8 yang belum memiliki kesiapan sebagai sarjana sesuai dengan profesinya, dan jurusan berkeinginan membantu mahasiswa agar dapat mempercepat penyelesaian studinya. Oleh sebab itu program pesantren KPI bukan hanya untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang bahasa, tetapi terdapat sejumlah kegiatan lainnya yang diperkirakan akan membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan, misal; memilih topik dan kesulitan dalam penulisan skripsi, serta sejumlah kegiatan lainnya.
    Terima kasih.

  6. Komentar dari:
    kisunda - 17-11-2008 pukul 04.18

    Untuk kuliah on line, belum dapat kami laksanakan karena masih harus dikaji berbagai kemungkinannya, disamping kesiapan SDM para pengajar, juga kesiapan mahasiswanya.

    Untuk menambah pengalaman dalam bidang sinematoghrafi dan produksi televisi, khususnya penyiaran di televisi kami sudah memfasilitasi untuk melakukan kunjungan pada setiap hari Selasa, khususnya kunjungan ke studio produksi TVONE, tinggal dimanfaatkan oleh kawan-kawan mahasiswa.

    Selamat berkiprah, semoga menjadi yang terbaik

    Terima kasih

  7. Komentar dari:
    rina damayanti - 24-12-2008 pukul 09.07

    assalammu’allaikum…………..
    ana punya saran bgmana jk KPI menambah mata kuliah..

Tulis Komentar.